Waspada! Kenali Ciri-ciri Link Phising yang Bisa Curi Data!

Ilustrasi Ciri-ciri Link Phising. (Sumber: Freepik)
Isi Tabel

Pernahkah kamu mendapatkan link yang dikirim melalui WhatsApp dari orang tak dikenal? Bisa jadi, itu merupakan ciri-ciri link phising yang berbahaya!

Ketika kamu mengalami hal di atas, sebaiknya jangan langsung asal klik. Pelaku biasanya mengelabui pelaku dengan mengatakan kalau link tersebut berisi pesanan kamu di e-commerce, padahal nyatanya palsu.

Phising sendiri merupakan salah satu modus penipuan yang termasuk ke dalam kejahatan siber. Pelaku sengaja memancing pengguna ponsel untuk klik link pemberiannya dan login kemudian.

Setelah diklik, pengguna akan diarahkan ke laman website yang seolah-olah mirip dengan yang asli. Jika tak diamati dengan jeli, tak ada yang menyadari jika situs tersebut palsu.

Otomatis pengguna menggunakan username, email, serta password untuk login. Jika sudah terlanjur terisi, semua data penting milik pengguna bisa saja dicuri.

Informasi kredensial seperti alamat email, username, serta password tentu sangat penting untuk dijaga kerahasiaannya. Jika bocor dan mendarat di tangan yang salah, ada potensi akun rekening bank, media sosial, dan akun lainnya dapat diretas.

Lebih mengerikannya lagi, data tersebut bisa digunakan pelaku untuk mendaftar pinjaman online ilegal. Tentu kamu tidak menginginkan hal itu terjadi, bukan?

Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui ciri-ciri yang mengindikasikan link phising yang bisa jadi alat untuk mencuri data pribadimu. Berikut informasi selengkapnya.

Baca juga: Tips Amankan Akun Instagram dari Bobolan Hacker

Tanpa disadari, pengguna akan dibawa ke sebuah landing page bodong setelah klik link pemberian orang asing tersebut. Jika diamati dengan seksama, ada yang aneh dari website tersebut.

Walaupun serupa, namun alamat website tersebut benar-benar palsu. Misalnya saja, alamat situs Shopee yang tertera menjadi “shoppee.co.id” yang seharusnya “shopee.co.id”. Bagi yang tidak jeli, mungkin saja mereka percaya kalau yang dibuka adalah website asli.

Biasanya, ada pula yang menyadari jika indikasi situs tersebut tidak asli seperti logo perusahaan yang pecah atau bentuknya tidak presisi. Selain itu, tone warna website juga tidak sesuai dengan yang asli sehingga dapat dipastikan situs tersebut sepenuhnya palsu.

Konten yang tidak sesuai

Website palsu yang berasal dari link phising memang tak sepenuhnya kosong. Ada beberapa konten yang bisa diakses pengunjung untuk memanipulasi website asli.

Akan tetapi, konten yang disajikan berisi informasi yang asal-asalan. Apalagi, rata letak tampilan dan isi tulisannya berantakan. Jika diarahkan ke website yang seperti ini, sebaiknya segera tutup dan jangan sekalipun melakukan registrasi atau login.

Terdapat instruksi login atau registrasi

Seperti yang sudah dibahas, motif kejahatan ini yaitu ingin mendapatkan data pribadi pengguna. Dengan login atau registrasi pada website palsu hasil klik tautan phising, otomatis semua data pengguna akan jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Sungguh mengerikan, bukan?


Itulah informasi mengenai ciri-ciri link phising yang wajib diketahui agar data pribadi tidak diretas. Dengan mengetahuinya, diharapkan kamu jadi lebih berhati-hati ketika menerima pesan link atau apapun dari orang tak dikenal. Jadi, tetaplah waspada, ya!

Baca juga: Lima Tanda Handphone Disadap Oleh Hacker!

0 0 votes
Article Rating
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments