Waspada! Aplikasi Berbahaya di Android Mengintai Pengguna

Ilustrasi Aplikasi Berbahaya di Android Mengintai Pengguna. (Sumber: Kompas)
Isi Tabel

Tak sedikit aplikasi berbahaya di Android ditemukan. Pengguna smartphone Android pasti terbiasa menggunakan Google Play Store untuk mengunduh ribuan aplikasi secara resmi. Akan tetapi, tahukah kamu bila mengunduh aplikasi melalui saluran resmi itu ternyata tak menjamin keamanan ponselmu?

Beberapa aplikasi berpotensi mengancam privasi lewat sejumlah izin terhadap perangkat di smartphone mereka. Ketika mengunduh sebuah aplikasi, biasanya akan meminta sejumlah izin akses ke beberapa perangkat seperti kamera, mikrofon, dan GPS. Pengguna pun terkadang sukarela memberikan izin tersebut karena merasa aplikasinya aman.

Sebagai pengembang Android, Google telah bekerja keras menyaring aplikasi berbahaya yang dapat mengancam privasi penggunanya. Meski begitu, setiap pengguna tetap diminta untuk waspada. Oleh karena itu, AwanApps akan memberikan beberapa tips agar terhindar dari aplikasi berbahaya di Android. 

Baca juga: Fitur Terbaru Line Split Bill Bisa Ingatkan Bayar Patungan!

Jauhi Aplikasi Berbahaya di Android dari Pihak Ketiga

Bukan hanya Google Play Store, saluran lainnya yang menyediakan aplikasi Android adalah F-Droid. Saluran ini berbasis komunitas yang berasal dari beragam kontributor. F-Droid tidak bisa menggunakan hak milik dari Play Services, analitik, atau perpustakaan iklan. Sebab, mereka memiliki kebijakan spesifik sendiri dan pengujian aplikasi yang ketat.

Selain itu, APK Mirror yang mirip dengan F-Droid karena dijalankan dengan basis komunitas. Akan tetapi, APK Mirror ini bukanlah toko aplikasi. APK Mirror mengkurasi hanya aplikasi berkualitas tinggi. Sayangnya, aplikasi ini tidak terdapat di Google Play Store karena batasan geografis.

Tidak Mengunduh Aplikasi Berbahaya dari Sumber Tak Resmi

Google Play Store memang bukan satu-satunya saluran untuk mengunduh aplikasi Android. Ada beberapa saluran lain di internet yang bisa menjadi alternatif bagi para penggunanya.

Akan tetapi, tindakan mengunduh aplikasi dari pihak ketiga berisiko membahayakan privasi. Apalagi bila aplikasi tersebut diunduh dari sumber yang tidak diketahui. 

Sementara itu, Google Play Store memiliki mekanisme Google Play Protect. Fitur tersebut dapat memindai aplikasi di Google Play Store dan yang berasa dari sumber tak diketahui.

Cek Aplikasi yang Diunduh Melalui AppBrain

Selain menghindari mengunduh aplikasi dari sumber tak resmi, kamu juga bisa menggunakan AppBrain sebagai alternatif. Melalui AppBrain ini, kamu bisa mengecek sejumlah izin (permission) yang biasa diakses sebuah aplikasi.

AppBrain nantinya akan mendeteksi akses yang dianggap mengganggu pengguna. Misalnya, push notifications, spam di homescreen, dan aplikasi yang bersangkutan dengan privasi. 

Lihat Halaman Daftar Aplikasi

Sebelum mengunduh, sebaiknya pengguna melihat kembali apakah sebuah aplikasi benar-benar mengakses sesuai klaim yang dibuatnya. Terkadang, mendeteksi penyalahgunaan akses tidaklah mudah.

Pengguna bisa mulai dari cara yang mudah dengan melihat penilaian dari pengguna lain di Google Play Store. Bila nilai atau rating aplikasinya bagus, namun ternyata banyak pengguna yang mengeluh soal akses. Sebaiknya, pengguna melakukan riset lebih jauh dahulu mengenai aplikasi yang akan diunduh.


Setiap pengguna smartphone Android perlu berhati-hati saat mengunduh aplikasi, baik melalui Google Play Store ataupun saluran lainnya. Sebab, beberapa aplikasi berpotensi mengancam privasi pengguna melalui sejumlah izin. Yuk, hindari kejadian seperti ini dengan melakukan langkah-langkah di atas!

Baca juga: Wajib Diketahui, 3 Alasan Email Masuk ke Spam Penerima

0 0 votes
Article Rating
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments