Mindfulness, Teknik Mengatasi Stres di Kalangan Pekerja

Ilustrasi seseorang yang mengalami stres bekerja. (Sumber: Kompas.com)
Isi Tabel

Setiap orang tentu dapat mengalami stres, khususnya di kalangan pekerja. Kondisi yang tidak menentu menjadi salah satu pemicu timbulnya stres pada seseorang. Dalam psikologi, salah satu pendekatan yang dapat menjelaskan bagaimana stres bekerja adalah Model Stres Lazarus.

Dian Kartika Amelia Arbi, M.Psi, psikolog klinis mengatakan, bahwa model ini dapat menjelaskan bagaimana stres dipengaruhi oleh lingkungan dan persepsi seseorang pada satu objek. Misalnya, kita menganggap lingkungan tersebut sebagai sesuatu yang menakutkan, mengancam, dan menantang.

“Hingga merasa resource kita ini tidak cukup mampu menghadapi itu. Hal tersebutlah yang kita anggap sebagai distres atau stres yang merusak,” terangnya, dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga, Selasa (03/04).

Meski begitu, Dian menegaskan, bahwa sebenarnya kondisi stres tersebut dapat diatasi dengan menerapkan beberapa hal sederhana. Salah satunya dengan cara menggunakan pendekatan mindfulness.

Baca juga: Hustle Culture, Gaya Hidup Gila Kerja di Kalangan Milenial

Mengenal Mindfulness

Mindfulness ini sendiri adalah sebuah bentuk pendekatan untuk menyadari dan menerima apapun di sini dan di saat ini. Cara ini merupakan pendekatan yang sistematis untuk mengembangkan kontrol dalam hidup kita.

“Berdasarkan kapasitas kita untuk berelaksasi, memperhatikan, menyadari, dan memperoleh insight,” imbuh dosen Psikologi Klinis Unair tersebut.

Menurut Dian, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi stres ini terjadi pada sesesorang. Kebanyakan dari mereka kurang menyadari tekanan dari lingungan dan sumber daya yang dimiliki. 

Kemudian, beberapa dari mereka pun masih terperangkap pada pikiran masa lalu atau masa depan. Hal ini tentu akan membuat mereka terus berkutat dalam pikiran tersebut, hingga memicu stres karena tak menemukan solusi.

“Lalu, perilaku merespon stres secara otomatis dan tidak adaptif. Seringkali individu menilai lingkungan dengan kondisi tidak sadar secara penuh atau otomatis,” lanjutnya.

Dian menuturkan, bahwa mindfulness ini bekerja dengan menilai secara tepat tantangan atau ancaman dari lingkungan tersebut. Sebab itu, cara ini dapat mengubah persepsi atas stres yang dialami.

Sementara itu, praktik mindfulness ini dapat dilakukan di sela-sela pekerjaan yang padat atau aktivitas sehari-hari. Ia mengatakan, bahwa dasar dari semua praktik mindfulness adalah mindful breathing. Artinya, mengarahkan fokus maupun perhatian pada proses bernapas dengan menyadari pikiran dan emosi yang muncul.

Dalam hal ini, kita menyadari bukan dengan perasaan menilai. Kemudian, secara perlahan mengembalikan fokus pada proses pernapasan tersebut. Dengan menerapkan mindful breathing, kita akan secara sadar berfkus pada proses bernapas yang dilakukan.

Mulai dari mengirup udara sampai dengan mengeluarkannya kembali. Kita pun benar-benar merasakan bagaimana udara yang dihirup. Hal ini berguna untuk meningkatkan kesadaran atas perilaku benapas yang kita lakukan.


Itulah beberapa informasi tentang mindfulness. Ketika menerapkan mindfulness ini, kita perlu ingat bahwa ini latihan. Jadi, kita perlu latihan untuk bisa mempraktikkan ini secara simultan.

Baca juga: Zoom Dysmorphia, Kecemasan Terhadap Penampilan

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments