Keren! Fitur Baru Google Bard Lebih Canggih dari ChatGPT?

Ilustrasi Fitur Baru Google Bard Lebih Canggih dari ChatGPT? (Sumber: Google Bard)
Isi Tabel

Google Bard baru saja meluncurkan sejumlah fitur baru yang bisa dinikmati para penggunanya. Dengan kehadiran fitur-fitur ini, banyak yang membandingkan chatbot keluaran Google ini dengan ChatGPT.

Sebenarnya, cara menggunakan Google Bard ini mirip seperti ChatGPT. Jika kamu sering menggunakan chatbot ciptaan OpenAI tersebut, kamu akan familiar ketika mengaksesnya.

Saat membuka situs https://bard.google.com/, kamu akan mendapati laman dengan kolom kosong untuk tempat kamu menulis pertanyaan atau perintah. Namun, sebelumnya kamu perlu masuk menggunakan akun Google, lalu menyetujui syarat dan ketentuannya.

Walaupun cara menggunakan Google Bard dan ChatGPT hampir sama, namun banyak yang bertanya-tanya apa perbedaan keduanya. Nah, berikut AwanApps akan membahas mengenai fitur baru Google Bard sehingga kamu bisa mengetahui perbedaannya dengan ChatGPT!

Baca juga: Mengenal Bard: Pesaing ChatGPT dari Google

Google Bard Mendukung lebih dari 40 Bahasa, Termasuk Bahasa Indonesia

Pada 13 Juli 2023 lalu, Google Bard mengumumkan bahwa chatbot ini telah mendukung  lebih dari 40 bahasa bahkan hingga ratusan. Tentunya, bahasa Indonesia adalah salah satunya. Dengan begitu, respon yang diberikan Google Bard terdengar lebih natural.

Berbeda dengan ChatGPT, chatbot OpenAI ini lebih optimal dalam memahami bahasa Inggris. Walaupun pengguna bisa memasukkan pertanyaan menggunakan bahasa Indonesia, namun hasil yang ditampilkan jadi terkesan seperti bahasa robot yang kaku.

Google Bard Bisa Merespon dengan Suara

Selanjutnya, ada fitur terbaru Google Bard yang menarik untuk dibahas. Untuk menggunakannya, pengguna hanya perlu klik tombol audio pada kotak respon. Fitur ini juga tersedia dalam 40 bahasa, lho!

Menurut Press Briefing pada Kamis (13/7), VP Engineering Google, Amarnag Subramanya berkata, kalau ada sebagian pengguna yang lebih memilih untuk mengetahui respon melalui audio dibandingkan membaca tulisan.

Mendukung Perintah dengan Gambar

Tak hanya sampai di situ saja, pengguna juga bisa memberikan perintah atau pertanyaan kepada Google Bard dengan menggunakan gambar. Nantinya, chatbot tersebut akan menganalisa foto dengan bantuan Google Lense sebelum kemudian memberikan respon kepada pengguna.

Subramanya menjelaskan, kalau fitur ini bisa dimanfaatkan untuk menanyakan saran dalam berbagai hal. Misalnya saja, pengguna bisa mengirimkan gambar mejanya yang berantakan dan meminta saran kepada Bard untuk merekomendasikan layout yang tepat. Sungguh menarik, bukan?

Caranya pun cukup mudah, hanya tinggal klik ikon “+” di samping kolom chat, kemudian pilih ‘upload file’. Format yang didukung juga beragam, yaitu JPEG, PNG, dan WebP. Sayangnya, fitur ini baru tersedia dalam bahasa Inggris.

Menamai Respon Bard

Pertanyaan dan respon yang telah dilakukan pengguna dengan Google Bard akan terekam sehingga pengguna bisa mengaksesnya kembali. Akan tetapi, mungkin saja ketika pengguna ingin kembali mengaksesnya, mereka lupa respon mana yang dimaksud.

Agar tidak bingung, Bard hadir dengan fitur baru untuk menandai respon dan menyimpan chat agar lebih mudah ditemukan. Jangan khawatir, fitur yang satu ini sudah tersedia untuk lebih dari 40 bahasa di Bard.

Membagikan Respon

Ada suatu ketika saat pengguna ingin meneruskan respon kepada orang lain. Entah bertujuan untuk memberi informasi atau pendapat. Nah, kini para pengguna Bard bisa membagikan respon tersebut dengan fitur terbarunya.

Mudah saja, pengguna hanya cukup klik ikon ‘share and export’ yang berada di sisi bawah prompt. Dengan menekannya, kamu bisa mengirimkan respon yang diberikan Bard dalam bentuk Docs atau Gmail.

Menyesuaikan Respon yang Diberikan

Tak hanya menjawab sesuai pertanyaan yang diajukan, Google Bard juga bisa menampilkan respon dengan lima opsi, seperti jawaban panjang, pendek, sederhana, profesional, maupun kasual.

Dengan fitur ini, pengguna bisa mendapatkan respon yang lebih natural dan sesuai dengan yang pengguna inginkan. Namun, fitur ini masih tersedia dalam bahasa Inggris dan versi dalam bahasa lainnya akan segera hadir.


Itulah fitur baru Google Bard, pesaing ChatGPT yang digadang–gadang jauh lebih canggih. Bahkan, para marketer mulai beralih ke chatbot besutan Google ini karena dapat memberikan hasil yang lebih baik. Bagaimana menurutmu? Sudahkah kamu menggunakan teknologi AI ini?

Baca juga: ChatGPT Bisa Diakses di Apple Watch, Pakai Aplikasi Petey

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments