Gak Nyangka! Startup Ini Ternyata Asal Amerika Serikat

startup asal amerika - awanapps.com
Isi Tabel

Fenomena kemunculan startup atau perusahaan rintisan memang sudah menyebar di seluruh dunia. Berbagai negara berlomba lomba untuk melahirkan startup berkualitas. Tidak terkecuali negara dengan julukan negeri Paman Sam yang juga terdapat banyak startup asal Amerika Serikat ini.

Amerika Serikat merupakan negara dengan pencetak perusahaan rintisan terbesar di dunia. Sebanyak 47.547 startup berada di negara itu. Bukan hal yang mengejutkan jika jumlah startup yang hadir di dunia ini banyaknya berasal dari Amerika Serikat.

Popularitasnya sudah sangat mendunia. Beberapa perusahaan rintisan tersebut juga telah masuk ke Indonesia lho. Startup asal Amerika Serikat mana kah yang sudah kamu tahu? Berikut ini deretan startup dari negara benua Amerika tersebut.

Baca Juga: 15 Daftar Start Up Pendidikan Terbaru 2020

Pinterest

Suka mencari inspirasi atau referensi foto-foto kece? Kamu pasti sudah tak asing dengan pinterest. Pinterest adalah sebuah platform yang menyediakan wadah untuk berbagi foto, video atau GIF.

Kita dapat menyalurkan hobi dengan mengunggah foto karya atau sekedar melihat lihat foto yang ada. Startup buatan Amerika ini bernilai valuasi sebesar US$12,3 miliar pada tahun 2019. Hal ini yang menjadikannya bergelar startup teratas Decacorn asal Amerika. Aplikasi ini dapat diakses melalui aplikasi maupun website.

Medium

Kamu punya hobi menulis yang suka di publish di dunia maya? Medium adalah startup asal Amerika yang cocok buat kamu. Medium merupakan platform tulis menulis blog dengan tampilan yang sederhana.

Terdapat kumpulan tulisan para penulis dari berbagai negara. Medium dapat digunakan melalui aplikasi Android dan iOS atau website resminya. Menurut Startup Ranking, Medium menjadi perusahaan terbaik.

Uber

Barangkali ada yang pernah memakai aplikasi berwarna hitam ini. Uber memang sempat muncul di Indonesia namun sudah berhenti beroperasi pada 2018. Uber adalah aplikasi pemesanan kendaraan online yang menghubungkan penumpang dengan pengendaranya.

Aplikasi ini memungkinkan untuk memesan kendaraan di berbagai titik yang tersebar. Uber mendapat suntikan dana dari berbagai investor dan perusahaan besar seperti Google Venture, Baidu, Benchmark Capital dan Jumpstart Capital. Startup jasa transportasi Amerika ini hadir di beberapa negara seperti Singapura, Thailand dan Malaysia.

Startup Asal Amerika, Airnb

Bagi yang suka berlibur ke luar kota, tempat penginapan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Airnb adalah startup dengan layanan akomodasi yang dapat memilih tempat penginapan online dengan mudah dan cepat. Aplikasi berganti warna pink ini didirikan oleh Brian Chesky yang telah ada di 191 negara belahan dunia.

Pada 2020, aset perusahaan ini telah mencapai lebih dari US$100 miliar. Jumlah aset ini lebih besar dari nilai penggabungan hotel kelas dunia Marriot dan Hilton. Nama nama terkenal seperti Andreessen Horowitz, Sequoia Capital menanamkan sahamnya disini.

Baca Juga: Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggunakan Pay Later

Startup Asal Amerika, Snapchat

Anak kekinian pasti pernah mengunduh aplikasi Snapchat. Startup ini didirikan oleh 3 mahasiswa Universitas Stanford, Evan Spiegel, Bobby Murphy, dan Reggie Brown. Hal yang dapat dilakukan oleh Snapchat adalah mengunggah foto dan video yang dapat di edit langsung pada aplikasi; melakukan video siaran langsung, serta berkirim pesan.

Keunikan dari aplikasi ini adalah pesan yang dikirimkan akan hilang dalam beberapa detik saja. Pendanaan Snapchat didapatkan dari Yahoo, Alibaba dan York Capital Management. Dilansir dari katadata.com, pendapatan Snapchat saat ini mencapai US$ 33 miliar.

Startup Asal Amerika, Palantir

Perusahaan asal negara Adidaya selanjutnya adalah Palantir. Perusahaan yang didirikan tahun 2004 ini bergerak di bidang teknologi perangkat lunak yang berfokus pada bidang analisis mahadata.

Palantir merupakan perusahaan di Silicon Valley yang dikenal setelah menyelesaikan 2 proyek Palantir Gotham dan Palantir Metropolis. Pada Juli 2020, Palantir memberitakan akan melakukan penggalangan dana umum saham pertama (IPO).

Roambee

Roambee adalah perusahaan rintisan layanan logistik dari Amerika. Perusahaan ini berbasis internet-of-things (IoT). Pemantauan aset dan solusi logistik pintar dihadirkan disini untuk menaikkan bisnis perusahaan.

Roambe berkantor di Santa Carla, California ini telah membuka kantor perwakilan di beberapa negara seperti Afrika Selatan, Jerman, Brasil dll. Telkomsel baru baru ini memberikan investasi dana namun tidak menyebutkan jumlahnya. Lebih dari 300 perusahaan di seluruh dunia yang telah mempercayakan inovasi Roambee termasuk Oracle.

Stripe

Startup Amerika yang satu ini datang dari bidang financial technology yakni Stripe. Stripe didirikan oleh 2 orang yang bernama Patrick Collison dan John Collison.

Perusahaan teknologi yang dibuat tahun 2011 ini sudah dapat sandingkan kualitasnya dengan perusahaan sekelas Amazon dan Microsoft. Stripe meluncurkan produk baru berupa perangkat lunak point-of-sale, kartu kredit, dan platform penagihan di tahun 2018. 

Baca Juga: Top 5 Aplikasi Pencari Kerja yang Diminati Tahun 2020

Itu tadi startup asal Amerika Serikat yang mungkin baru kamu ketahui. Startup tersebut memang kualitasnya no kaleng kaleng dan sudah mendunia. Perusahaan rintisan lokal juga gak kalah bagus kok. Semoga startup buatan lokal semakin banyak yang bisa go international seperti startup buatan negara Adidaya tersebut.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments