Sanca Shoe Cleaner, Sabun Sepatu dari Bahan Alami

Ilustrasi sanca shoe cleaner. (Sumber: Dok. Unsoed)
Isi Tabel

Selain digunakan sebagai pelindung kaki, sepatu juga menjadi item fesyen yang dapat menambah penampilan kamu semakin kece. Item fesyen tersebut pun perlu dirawat dan agar tetap terlihat bersih. Salah satunya dengan cara membersihkan sepatu dengan sabun.

Sebagian besar orang memilih membersihkan sepatu sendiri dengan sabun yang memiliki kandungan bahan kimia. Hingga tak jarang umur sepatu pun menjadi tidak lama karena seringkali dicuci oleh mereka. Bukan hanya merusak benda tersebut, tetapi juga mencemarkan lingkungan.

Untuk mengatasi hal itu, empat mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menciptakan sebuah inovasi produk pembersih khusus sepatu bernama Sanca Shoe Cleaner. Para mahasiswa itu terdiri dari Shima Faradilla Sulhin, Khamidatunnisa, Salsabila Alfi Amalia, eni Andaru Raditya Raafi dan Achmad Ridwan Fauzi.

“Hasil kolaborasi ini berhasil menciptakan inovasi suatu produk yang bermanfaat dan bernilai jual tinggi. Produk ini yaitu sabun cuci sepatu yang terbuat dari limbah kulit udang dan ekstrak biji lerak,” jelas Shima Faradilla Sulhin, ketua tim, dikutip dari laman resmi Unsoed.

Baca juga: ToothBites, Inovasi Pasta Gigi Berbentuk Permen

Mengenal Inovasi Sabun Cuci Sepatu Berbahan Alami

Inovasi tersebut memiliki kreativitas yang cukup tinggi, sebab sabun cuci sepatu ini berbeda dari produk sejenisnya. Hal ini karena mereka bukan hanya mementingkan upaya membuat sepatu bersih. Namun, keempat mahasiswa itu juga memperhatikan pencemaran lingkungan akibat limbah cair.

Permasalahan limbah tersebut memang masih menjadi masalah yang cukup krusial dan harus diselesaikan. Kontribusi pencemaran limbah cair di Indonesia didominasi oleh rumah tangga, sebab memakai sabun deterjen dan bahan kimia yang cukup berbahaya secara berlebihan.

“Limbah cair yang berasal dari sabun deterjen dan bahan kimia lainnya akan sulit terdegradasi (non-biodegradable) sepenuhnya oleh lingkungan, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran air,” ungkap mahasiswa Jurusan Kimia tersebut.

Dengan kondisi seperti itu, para mahasiswa ini menciptakan produk yang berasal dari limbah udang dan biji lerak. Bahan-bahan tersebut dipilih karena 100% biodegradable, tidak berbahaya, non-toxic, dan ketersediaannya yang melimpah.

Manfaat dari Kandungan Produk Pembersih Sepatu

Berdasarkan kajian literatur sebelumnya, ekstrak biji lerak ini menghasilkan saponin alami yang mudah terurai. Jadi, bahan tersebut membuat produk sabun ini ramah lingkungan. Lalu, mereka juga memanfaatkan limbah kulit udang karena pengelolaan limbahnya masih sangat rendah.

“Biasanya limbah ini langsung dibuang tanpa pengolahan terlebih dahulu, sehingga dengan memanfaatkan kulit udang tersebut bisa menghasilkan nilai tambah yang bermanfaat”, ujarnya.


Ternyata, produk inovasi ramah lingkungan ini mendapatkan respon positif dari para konsumen. Sanca Shoe Cleaner ini pun telah terjual kurang lebih sebanyak 50 botol ukuran 100ml dengan harga Rp20 ribu.

Untuk memasarkan produk ini, mereka memanfaatkan sosial media dan e-commerce. Selain itu, mereka juga melakukan kerja sama dengan mitra terkait dalam strategi dan penjualan produk. Salah satunya dengan usaha jasa cuci sepatu di Purwokerto – Purbalingga.

“Kami ingin berupaya lebih banyak seperti memberdayakan limbah-limbah kulit udang agar pencemaran bisa terminimalisir. Kemudian, meningkatkan kerja sama kepada banyak mitra untuk membantu dalam distribusi maupun mencapai target penjualan”, pungkasnya.

Baca juga: Inovatif! Mahasiswa UB Ciptakan Bioplastik dari Mealworm

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments