Biaya Admin Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop 2026: Mana Paling Murah untuk Seller?

Biaya admin Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop 2026
Isi Tabel

Biaya admin Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop 2026 semakin penting diperhatikan oleh seller. Pasalnya, potongan marketplace sekarang bukan hanya komisi penjualan. Ada biaya pemrosesan pesanan, komisi dinamis, layanan logistik, program gratis ongkir, pre-order, iklan, hingga affiliate.

Lantas, marketplace mana yang paling murah? Jawaban singkatnya, Shopee umumnya paling ringan jika seller hanya menghitung biaya wajib dan tidak mengikuti program tambahan. Tokopedia dapat menjadi kompetitif jika seller memperoleh diskon komisi. Sementara itu, TikTok Shop berpotensi memberikan penjualan lebih besar melalui konten dan affiliate, tetapi total potongannya juga bisa menjadi paling tinggi.

Data dalam artikel ini diperiksa pada 9 Agustus 2026. Tarif sebenarnya tetap bergantung pada kategori produk, status toko, program yang diikuti, dan perubahan kebijakan marketplace.

Ringkasan biaya admin Shopee vs Tokopedia vs TikTok Shop 2026

Tabel berikut berfokus pada seller reguler atau Marketplace, bukan toko kategori Mall.

MarketplaceBiaya berdasarkan kategoriBiaya tetapBiaya tambahan penting
Shopee2,5%–10%Rp1.250 per transaksi selesaiGratis Ongkir XTRA, Promo XTRA+, dan pre-order 3%
TokopediaKomisi platform sekitar 2,5%–10,2% ditambah komisi dinamis menurut kategoriRp1.250 per pesanan berhasil dikirimBiaya logistik dan program Growth Xtra
TikTok ShopMengikuti struktur terintegrasi Tokopedia dan TikTok ShopRp1.250 per pesanan berhasil dikirimLogistik, pre-order, Growth Xtra, dan affiliate
Seller MallDapat mencapai 11,7% di Shopee atau 12,2% pada struktur Tokopedia–TikTok ShopMengikuti ketentuan platformDapat dikenai biaya layanan atau pembayaran tambahan

Angka tersebut adalah rentang umum. Beberapa subkategori dapat memiliki tarif berbeda atau memperoleh pengurangan komisi. Oleh karena itu, seller tetap harus mengecek kategori produknya di Seller Center.

Biaya admin Shopee 2026

Berdasarkan Syarat Layanan Shopee Indonesia, biaya administrasi seller Non-Star, Star, dan Star+ berada pada rentang 2,5% sampai 10%. Tarif tepatnya ditentukan oleh kategori produk.

Rumus dasarnya adalah:

Biaya administrasi = harga asli produk setelah dikurangi diskon seller × persentase kategori

Sebagai contoh, produk seharga Rp100.000 dengan tarif administrasi 7,5% akan dikenai biaya Rp7.500. Angka ini belum memasukkan biaya pemrosesan pesanan dan program tambahan.

Shopee juga mengenakan biaya proses pesanan sebesar Rp1.250 untuk setiap transaksi yang selesai. Namun, seller Non-Star mendapat pembebasan biaya tersebut untuk 50 pesanan pertama.

Seller baru memperoleh keuntungan lain. Penjual Non-Star belum dikenai biaya administrasi selama belum melewati 50 pesanan atau enam bulan sejak mengunggah produk pertama, mana yang tercapai lebih dahulu. Karena itu, Shopee dapat menjadi pilihan paling murah untuk toko yang baru mulai berjualan.

Biaya tambahan di Shopee

Biaya Shopee dapat meningkat jika seller mengikuti program promosi. Beberapa komponen yang perlu diperiksa adalah:

  • Biaya layanan Gratis Ongkir XTRA berdasarkan kategori dan ukuran produk.
  • Promo XTRA+ sebesar 6,5% dengan batas maksimum tertentu.
  • Biaya layanan produk pre-order sebesar 3%.
  • Biaya iklan dan affiliate jika digunakan.
  • Biaya pembayaran tambahan untuk penjual Shopee Mall.

Program Gratis Ongkir XTRA bersifat opsional. Berdasarkan ketentuan resmi Gratis Ongkir XTRA, biaya program ini berada di luar biaya administrasi utama. Batas maksimalnya dapat mencapai Rp40.000 per produk ukuran biasa dan Rp60.000 untuk produk ukuran khusus.

Dengan demikian, Shopee memang dapat menjadi yang paling murah pada biaya dasar. Namun, total potongan dapat meningkat cukup besar setelah seller mengikuti program promosi.

Biaya admin Tokopedia 2026

Tokopedia dan TikTok Shop kini dikelola melalui Seller Center yang terintegrasi. Seller tetap dapat memilih berjualan hanya di Tokopedia, TikTok Shop, atau keduanya. Integrasi ini dijelaskan dalam pengumuman resmi Tokopedia dan TikTok Shop.

Struktur biaya Tokopedia terdiri dari beberapa lapisan. Pertama, terdapat biaya komisi platform. Berdasarkan lampiran tarif yang berlaku sejak 18 Mei 2026, rentang komisi platform untuk seller Marketplace antara lain:

  • Automotive dan elektronik: 2,5%–10%.
  • Produk digital: 3%–10%.
  • Fashion: 4,75%–10%.
  • FMCG: 5,25%–10%.
  • Lifestyle: sekitar 3%–10,2%.

Selain komisi platform, terdapat komisi dinamis. Tarifnya juga berbeda menurut subkategori. Rentang yang banyak ditemukan berada di sekitar 3% sampai 8%.

Komisi platform dan komisi dinamis merupakan dua komponen berbeda. Artinya, seller tidak boleh hanya memasukkan salah satunya ketika menghitung harga jual.

Tokopedia juga mengenakan biaya pemrosesan order sebesar Rp1.250 per pesanan yang berhasil dikirim. Seller baru memperoleh pembebasan untuk 50 pesanan pertama sesuai ketentuan program.

Biaya logistik Tokopedia

Sejak 1 Mei 2026, Tokopedia dan TikTok Shop menerapkan biaya layanan logistik kepada seller. Biaya aktual dipengaruhi asal pengiriman, tujuan, berat, dan jenis layanan.

Untuk pengiriman standar, ekonomi, dan kargo, biaya yang banyak tercantum berada di kisaran Rp260 sampai Rp3.000 per pesanan. Namun, biaya sebelum pajak dapat mencapai batas Rp10.110 untuk pesanan Tokopedia. Perinciannya dilaporkan berdasarkan pengumuman Seller Tokopedia dalam informasi biaya logistik terbaru.

Tokopedia dapat memberikan pengurangan komisi kepada seller yang memenuhi syarat penggunaan GMV Max atau Growth Xtra. Akan tetapi, pengurangan komisi tidak selalu berarti biaya total lebih rendah. Seller tetap harus memasukkan biaya iklan dan biaya program ke dalam perhitungan.

Biaya admin TikTok Shop 2026

Struktur komisi dasar TikTok Shop mengikuti sistem Seller Center yang terintegrasi dengan Tokopedia. Dengan demikian, kategori, status Marketplace atau Mall, serta program pengurangan komisi sangat memengaruhi tarif akhirnya.

Seller TikTok Shop juga dikenai biaya pemrosesan order Rp1.250. Selain itu, ada biaya layanan logistik. Batas biaya logistik sebelum pajak untuk pesanan TikTok Shop adalah Rp5.055 per pesanan, lebih rendah daripada batas Tokopedia.

Perbedaan terbesar TikTok Shop terletak pada affiliate. Seller dapat memberikan komisi kepada kreator yang mempromosikan produk melalui video atau siaran langsung. Besarnya komisi ditentukan oleh seller atau mengikuti campaign yang dipilih.

Affiliate bukan biaya wajib untuk semua transaksi. Namun, komponen ini dapat menjadi potongan terbesar ketika sebagian besar pesanan berasal dari kreator.

Sebagai contoh, seller yang menetapkan komisi affiliate 10% harus menambahkannya di atas komisi platform, komisi dinamis, biaya order, dan biaya logistik. Oleh sebab itu, TikTok Shop sering menjadi platform dengan potongan tertinggi ketika affiliate digunakan secara agresif.

Di sisi lain, biaya tersebut dapat sepadan apabila konten dan live streaming menghasilkan volume penjualan yang tidak diperoleh dari platform lain. Seller sebaiknya membandingkan biaya terhadap laba bersih, bukan hanya omzet.

Simulasi potongan produk seharga Rp100.000

Agar lebih mudah dipahami, berikut simulasi sederhana. Angka ini bukan tarif untuk kategori tertentu, tetapi contoh perhitungan dengan asumsi yang sama.

Asumsi:

  • Harga produk setelah diskon seller: Rp100.000.
  • Biaya kategori Shopee: 7,5%.
  • Komisi platform Tokopedia–TikTok Shop: 7,5%.
  • Komisi dinamis: 5%.
  • Biaya pemrosesan pesanan: Rp1.250.
  • Estimasi biaya logistik: Rp1.500.
  • Tidak mengikuti program promosi tambahan.

Simulasi Shopee

  • Biaya administrasi 7,5%: Rp7.500.
  • Biaya proses pesanan: Rp1.250.
  • Total potongan: Rp8.750.
  • Dana sebelum HPP dan biaya lain: Rp91.250.

Simulasi Tokopedia

  • Komisi platform 7,5%: Rp7.500.
  • Komisi dinamis 5%: Rp5.000.
  • Biaya proses pesanan: Rp1.250.
  • Estimasi biaya logistik: Rp1.500.
  • Total potongan: Rp15.250.
  • Dana sebelum HPP dan biaya lain: Rp84.750.

Simulasi TikTok Shop dengan affiliate 10%

  • Biaya dasar seperti Tokopedia: Rp15.250.
  • Komisi affiliate 10%: Rp10.000.
  • Total potongan: Rp25.250.
  • Dana sebelum HPP dan biaya lain: Rp74.750.

Simulasi ini belum memasukkan HPP, kemasan, iklan, retur, pajak seller, dan subsidi voucher. Tarif kategori sebenarnya juga dapat berbeda.

Baca juga: Biaya Admin Marketplace Naik Lagi 2026: Hitung Untung Bersih Seller Sebenarnya

Mana marketplace paling murah untuk seller?

Berdasarkan struktur biaya wajib, Shopee umumnya menjadi marketplace paling murah untuk seller reguler yang tidak mengikuti program tambahan. Keuntungannya semakin jelas untuk seller baru karena biaya administrasi dan biaya pemrosesan pada pesanan awal dapat dibebaskan.

Tokopedia berada di posisi berikutnya. Biaya dasarnya bisa lebih tinggi karena adanya komisi platform, komisi dinamis, biaya pemrosesan, dan biaya logistik. Namun, Tokopedia dapat menjadi kompetitif untuk kategori tertentu atau seller yang memperoleh diskon komisi tanpa menghabiskan biaya iklan terlalu besar.

TikTok Shop mempunyai struktur dasar yang mirip dengan Tokopedia. Akan tetapi, total biaya dapat meningkat karena komisi affiliate. TikTok Shop lebih tepat dipandang sebagai kanal pemasaran berbasis konten daripada sekadar marketplace termurah.

  • Pilih Shopee jika prioritas utama Anda adalah biaya dasar yang lebih ringan.
  • Pilih Tokopedia jika produk memiliki nilai transaksi tinggi dan pembeli sering mencari barang melalui pencarian marketplace.
  • Pilih TikTok Shop jika produk mudah dipromosikan melalui video, live, atau affiliate.
  • Gunakan lebih dari satu platform jika margin produk cukup untuk mendukung strategi tersebut.
0 0 votes
Article Rating
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments